Komponen Otomotif Tertekan Krisis Nafta, Pengusaha Putar Otak Jaga Margin
Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) Rachmat Basuki mengatakan, salah satu komoditas yang terdampak langsung adalah nafta sebagai bahan baku utama industri petrokimia. Kenaikan harga komoditas itu kemudian merembet ke biaya produksi sektor hilir.
"Karena kelangkaan suplai nafta, sekarang kondisi plastik secara umum terjadi kenaikan di kisaran 40% hingga 100%," ujar Basuki kepada Bisnis, dikutip Kamis (23/4/2026).
Menurut dia, kelangkaan pasokan dan kenaikan harga plastik berpotensi meningkatkan ongkos produksi berbagai komponen kendaraan, mulai dari dashboard, bumper, trim kabin, hingga panel eksterior. Dampak akhirnya adalah margin usaha pelaku industri menjadi semakin tergerus.
Untuk mengantisipasi situasi tersebut, pelaku industri mulai menerapkan strategi multi-sourcing guna menjaga keberlanjutan suplai bahan baku. Strategi ini dilakukan dengan memanfaatkan lebih dari satu pemasok untuk kebutuhan material yang sama.
Dengan pola tersebut, perusahaan tidak hanya bertumpu pada satu sumber pasokan, melainkan membagi pembelian ke sejumlah pemasok dari negara, perusahaan, maupun kawasan yang berbeda.
"Untuk mempertahankan suplai industri dalam negeri, dibantu oleh prinsipalnya yang berusaha untuk mencari multi-sourcing dari beberapa negara di luar kawasan yang terjadi konflik," jelasnya.
Basuki menambahkan, persoalan utama industri komponen saat ini adalah tingkat utilisasi pabrik yang masih berada di kisaran 60%. Hal itu dipicu oleh penurunan permintaan kendaraan di pasar domestik dalam empat tahun terakhir.
Tekanan tersebut semakin berat dengan meningkatnya impor kendaraan listrik utuh (completely built-up/CBU), sehingga ruang pasar bagi produsen komponen dalam negeri menjadi semakin terbatas.
Strategi lain yang kini ditempuh pelaku industri yakni memperbesar pasar ekspor di tengah lesunya penyerapan domestik. Oleh karena itu, GIAMM berharap pemerintah menyiapkan dukungan insentif untuk mendongkrak ekspor komponen otomotif.
"Intinya kalau mengandalkan pertumbuhan pasar domestik susah, karena bertahun-tahun stagnan cenderung turun, mau tidak mau harus ekspor. Nah, agar ekspor bertumbuh, harapan kami pemerintah mau kasih insentif, baik fiskal maupun non-fiskal," pungkas Basuki.
Sumber : otomotif.bisnis.com/read/20260424/46/1968925/komponen-otomotif-tertekan-krisis-nafta-pengusaha-putar-otak-jaga-margin
Lainnya
Pengusaha Komponen Terapkan Strategi Multi-Sourcing, Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Industri komponen otomotif nasional mulai menyiapkan strategi adaptif untuk meredam tekanan global akibat konflik di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak dan gangguan rantai pasok. Se..... selengkapnya
Pemerintah Dorong Lokalisasi Industri Otomotif Hadapi Persaingan Global
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam mendorong program lokalisasi industri otomotif nasional. Langkah ini diambil guna memperkuat s..... selengkapnya
Indonesia Tuan Rumah Automechanika Jakarta 2026
Indonesia bakal menjadi tuan rumah pameran dagang otomotif berskala internasional, Automechanika Jakarta 2026, yang akan berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Jakarta, p..... selengkapnya
Penurunan Penjualan Mobil Picu PHK di Industri Komponen Otomotif
Lesunya pasar kendaraan roda empat dalam dua tahun terakhir telah memicu pengurangan tenaga kerja di sektor industri komponen otomotif. Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor ..... selengkapnya
Kata Menperin Soal PHK di Industri Komponen Kendaraan
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita merespons isu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di industri komponen kendaraan imbas turunnya penjualan mobil di pasar domestik. Begi..... selengkapnya
PHK Massal Melanda Industri Komponen Otomotif
Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) buka-bukaan mengenai kondisi industri komponen otomotif Tanah Air yang kini dilanda badai pemutusan hubungan kerja (PHK). Sekretaris Jenderal GIAMM R..... selengkapnya
Industri Komponen Otomotif dan Aftermarket Dunia Semakin Diminati
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong pengusaha di Indonesia untuk memanfaatkan peluang yang ada di Industri komponen otomotif dan aftermarket. Pasalnya, industri te..... selengkapnya
Dukungan KBRI Berlin di Automechanika Frankfurt 2024, Jadi Langkah Positif Industri Otomotif Indonesia
Lima perusahaan spare part otomotif asli bikinan Indonesia ikut dalam acara pameran Automechanika Frankfurt 2024 di Am Main Frankfurt, Jerman yang diselenggrakan mulai tanggal 10-14 September 2024. Li..... selengkapnya
Mobil Hybrid Bisa Pangkas 50 Persen Konsumsi BBM
Payung besar untuk memangkas emisi karbon bukan hanya terpaku pada mobil listrik. Beragam pabrikan mobil di Indonesia punya teknologi alternatif untuk mencapai net zero emission. Dengan emisi gas bua..... selengkapnya
Kemendag Dorong Ekspor Produk Manufaktur Indonesia ke Vietnam
Kementerian Perdagangan terus mempromosikan produk unggulan suku cadang Indonesia melalui partisipasi pada pameran otomotif terbesar di Vietnam, yakni Automechanika Ho Chi Minh (AHCM) di Ho Chi Minh C..... selengkapnya
Baterai Motor Listrik Belum ‘Seragam’, Kemenperin Dorong Adanya Standarisasi
Sepeda motor menjadi alat transportasi populer di Indonesia. Jenis kendaraan yang digunakan masih mengandalkan mesin berbahan bakar bensin, sedangkan versi penggerak listrik belum banyak digunakan. ..... selengkapnya
Masuki Era Elektrifikasi, Industri Komponen Nasional Perkuat Daya Saing
Menghadapi era elektrifikasi, industri komponen dalam negeri terus berbenah. Salah satunya dengan meningkatkan daya saing. “Kita melakukan pelatihan untuk menghadapi era elektrefikasi,” ujar Ke..... selengkapnya
Kerjasama JAPIA - GIAMM - PIKKO
Kunjungan kerja Japan Auto Parts Industries Association (JAPIA) , Gabungan Industri Alat-Alat Mobil & Motor (GIAMM) dan Perusahaan Industri Kecil Komponen Otomotif (PIKKO) ke Menteri Perindustrian, Ba..... selengkapnya
Kunjungan KITC Ke 3 Perusahaan Anggota GIAMM
KITC bersama dengan asosiasi komponen otomotif korea melakukan kunjungan kepada 3 Perusahaan anggota GIAMM yang salah satunya PT Selamat Sempurna Tbk. ..... selengkapnya
Bahan Bakar Sintetis (eFuel) Penyelamat Mobil ICE
Bahan bakar sintetis atau eFuel telah menyelamatkan kendaraan pembakaran dalam (Internal Combustion Engine/ICE) dari kepunahan di Eropa dan kemungkinan di seluruh dunia. Lantas apa itu eFuel dan menga..... selengkapnya
Honda, Suzuki, Yamaha dan Kawasaki Kompak Kembangkan Motor Hidrogen
Empat pabrikan raksasa sepeda motor di Jepang melakukan kerjasama dalam mengembangkan mesin bertenaga hidrogen. Keempat pabrikan tersebut membentuk HySE (Hydrogen Small Mobility and Engine Technology)..... selengkapnya
Mobil Listrik Bisa Menghemat Energi Hingga 80 Persen
Mobil listrik dinilai mampu menghemat energi hingga 80 persen dibandingkan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Ini merupakan salah satu hasil studi dan riset yang didorong ol..... selengkapnya
Mobil Listrik dan ICE Berjalan Beriringan
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan kendaraan bermotor dengan teknologi pembakaran dalam (internal combustion engine/iCE) alias mobil konvensional masih akan tetap diproduksi di Indonesi..... selengkapnya
Revolusi Industri 4.0 Optimalkan Potensi Indonesia di Sektor Manufaktur
Akselerasi revolusi industri 4.0 yang dicanangkan melalui Peta Jalan Making Indonesia 4.0 terus berjalan. Sektor manufaktur didorong bertransformasi menggunakan teknologi digital di seluruh rantai nil..... selengkapnya