Import Mobil CBU Tahun 2020 Turun tajam

JAKARTA— Dampak pandemi Covid-19 amat terasa untuk berbagai sektor, termasuk ekspor dan impor mobil selama 2020 yang lalu. Berdasarkan data kinerja otomotif selama Januari-Desember tahun 2020 yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), ekspor mobil utuh (completely built up, CBU) mencapai 232.175 unit. Angka ini turun 30,1 persen dibanding jumlah ekspor CBU di tahun 2019 sebanyak 332.004 unit.

Jumlah ekspor mobil yang ditargetkan GAIKINDO untuk tahun 2020 sebanyak 175 ribu unit. Angka ini jauh lebih rendah dibanding ekspor tahun lalu yang mencapai lebih dari 330 ribu unit karena adanya pandemi. Target ekspor unit mobil CBU ini sebenarnya sudah jauh terlampaui sampai akhir tahun 2020.

Sama halnya dengan ekspor, jumlah impor mobil CBU tahun 2020 juga mengalami penurunan. Tercatat jumlah mobil CBU yang berhasil diimpor tahun lalu hanya mencapai 34.353 unit atau turun 53,5 persen dari impor tahun 2019 yang mencapai 73.879 unit. Angka impor mobil pada kuartal pertama tahun 2020 masih terbilang positif. Bahkan, impor mobil tercatat paling banyak pada bulan Maret 2020 dengan jumlah 5.310 unit. Kinerja impor kemudian turun di bulan April 2020 dengan jumlah 2.791 unit. Penurunan ini terus terjadi hingga menyentuh angka 1.381 unit pada Agustus 2020.

Impor mobil tahun lalu masih didominasi perusahaan otomotif Jepang. Toyota membukukan jumlah impor CBU terbanyak dengan jumlah 15.811 unit, disusul Suzuki sebanyak 5.092 unit. Sementara, Mitsubishi Motors mencatatkan 2.843 unit, kemudian Mazda sebanyak 4.884 unit, dan Honda 2.846 unit.

Dari 29 merek yang berada dalam daftar GAIKINDO, hampir semuanya mengalami penurunan pada tahun 2020. Namun, Renault, BMW, dan Peugeot berhasil meningkatkan jumlah pengapalan masuk modelnya ke Indonesia. Terdapat beberapa nama pengimpor baru dalam daftar impor CBU tahun 2020, yakni KIA, Morris Garage, dan Hyundai. (Tempo)

Berikut daftar impor mobil CBU tahun 2020:

1. Toyota, 15.811 unit (-32,9%)

2. Suzuki, 5.092 unit (-62,1%)

3. Mitsubishi Motors, 2.843 unit (-84,2%)

4. Mazda, 4.884 unit (-45,5%)

5. Honda, 2.486 unit (-18,9%)

6. Lexus, 973 unit (-31,4%)

7. KIA, 807 unit (0,0%)

8. Daihatsu, 390 unit (-78,3%)

9. Mini, 384 unit (-7,7%)

10. Morris Garage, 377 unit (0,0%)

11. Isuzu, 362 unit (-63,7%)

12. Renault, 350 unit (+40,0%)

13. BMW, 252 unit (+78,7%)

14. Hyundai-HMID, 248 unit (0,0%)

15. Hyundai-HIM, 247 unit (-71,2%)

16. Peugeot, 240 unit (+76,5%)

17. Tata, 213 unit (-73,3%)

18. Mercedes-Benz CV, 190 unit (-86,0%)

19. FAW, 141 unit (-65,3%)

20. Volkswagen, 79 unit (-72,8%)

21. Hino, 76 unit (+94,9%)

22. Chevrolet, 54 unit (-95,7%)

23. Audi, 41 unit (+13,9%)

24. UD Truck, 27 unit (-88,1%)

25. Man Truck, 10 unit (-66,7%)

26. Mercedes-Benz PC, 0 unit (-100,0%)

27. Mitsubishi Fuso, 0 unit (-100,0%)

28. Scania, 0 unit (-100,0%)

29. Hongyan, 0 unit (0,0%).

Lainnya

Pembayaran jalan Tol Nontunai Nirsentuh Mulai Tahun 2022

JAKARTA— Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan melakukan uji coba transaksi tol non-tunai nirsentuh pada 41 ruas jalan tol pada pertengahan 2022 dengan skema Multi-Lane Free Flow (MLFF). Skema d..... selengkapnya

Suzuki Dan Toyota Hentikan Produksi, Imbas Kudeta Militer di Mynmar

YANGON— Kudeta militer di Myanmar berdampak pada sejumlah sektor termasuk otomotif, seperti yang menimpa pabrik mobil Suzuki dan Toyota. Suzuki memberhentikan kegiatan produksi karena kudeta mil..... selengkapnya

Uji Emisi di Jakarta Bisa di Bengkel Resmi Daihatsu

Lorem ipsum dolor sit amet conse adipis elit Assumenda repud eum veniam optio modi sit explicabo nisi magnam quibusdam.sit amet conse adipis elit Assumenda repud eum veniam optio modi sit explicabo ni..... selengkapnya

Masyarakat Sulit Tinggalkan Pertalite dan Premium

Lorem ipsum dolor sit amet conse adipis elit Assumenda repud eum veniam optio modi sit explicabo nisi magnam quibusdam.sit amet conse adipis elit Assumenda repud eum veniam optio modi sit explicabo ni..... selengkapnya

Harga Minyak Dunia Turun

Lorem ipsum dolor sit amet conse adipis elit Assumenda repud eum veniam optio modi sit explicabo nisi magnam quibusdam.sit amet conse adipis elit Assumenda repud eum veniam optio modi sit explicabo ni..... selengkapnya